Lulur untuk Kulit Kusam dan Stretchmark, Aman atau Tidak?

Last Updated 25 May 2026

Kulit kusam sering terjadi ketika sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit. Kondisi ini bisa membuat kulit terasa kurang halus, tampak tidak segar, dan membuat warna kulit terlihat kurang merata.

Salah satu rutinitas body care yang banyak digunakan untuk membantu kulit terasa lebih halus adalah lulur. Namun, untuk area kulit yang memiliki stretchmark, bekas luka, atau warna tidak merata, penggunaan lulur perlu dilakukan secara lembut agar kulit tetap nyaman.

Lulur dapat membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan kulit sehingga kulit terasa lebih halus dan tampak lebih segar. Namun, lulur tidak bisa menghilangkan stretchmark atau bekas luka secara instan. American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa eksfoliasi fisik seperti scrub bekerja dengan membantu mengangkat sel kulit mati, tetapi harus digunakan dengan lembut dan tidak pada kulit yang luka, terbakar matahari, atau sedang iritasi.

Apa Fungsi Lulur dalam Body Care?

Lulur termasuk bentuk eksfoliasi fisik. Artinya, lulur membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan kulit melalui butiran scrub dan gerakan pijatan ringan.

Dalam rutinitas body care, lulur dapat membantu kulit terasa lebih halus, lebih bersih, dan lebih siap menerima produk perawatan lanjutan seperti minyak tubuh atau pelembap.

Namun, lulur sebaiknya digunakan secukupnya. Eksfoliasi yang terlalu sering atau terlalu keras justru bisa membuat kulit terasa tidak nyaman, terutama pada kulit kering atau sensitif.

Apakah Lulur Bisa Menghilangkan Stretchmark?

Jawaban realistisnya: lulur tidak bisa menghilangkan stretchmark secara langsung.

Stretchmark terbentuk karena peregangan kulit yang cepat dan perubahan pada jaringan kulit bagian dalam. American Academy of Dermatology menyebut stretchmark bersifat permanen seperti bekas luka, meski beberapa perawatan dapat membantu membuat tampilannya lebih tidak terlihat.

Lulur bekerja di permukaan kulit, sehingga perannya lebih tepat sebagai bagian dari rutinitas untuk membantu kulit terasa lebih halus, bukan sebagai solusi instan untuk menghapus stretchmark.

Kenapa Kulit Kusam Bisa Terbantu dengan Eksfoliasi?

Kulit secara alami mengalami pergantian sel. Namun, dalam kondisi tertentu, sel kulit mati bisa menumpuk dan membuat kulit tampak kusam.

Eksfoliasi dengan lulur dapat membantu mengangkat penumpukan sel kulit mati tersebut. Hasilnya, kulit bisa terasa lebih halus dan tampak lebih segar. Meski begitu, hasil yang nyaman biasanya datang dari penggunaan yang konsisten dan tidak berlebihan.

Cara Menggunakan Lulur dengan Aman

  1. Gunakan pada kulit yang sehat

Hindari menggunakan lulur pada kulit yang sedang luka, perih, iritasi, atau terbakar matahari. AAD menyarankan agar eksfoliasi tidak dilakukan pada kulit yang memiliki luka terbuka atau sedang sunburn.

  1. Pakai gerakan lembut

Lulur tidak perlu digosok keras. Gunakan gerakan memutar secara perlahan agar kulit tetap nyaman.

  1. Batasi frekuensi pemakaian

Untuk rutinitas body care, lulur bisa digunakan 1 sampai 2 kali seminggu. Jika kulit terasa kering atau sensitif, kurangi frekuensi pemakaian.

  1. Bilas dengan air suhu normal

Air yang terlalu panas dapat membuat kulit terasa lebih kering. Gunakan air suhu normal atau hangat ringan agar kulit tetap nyaman.

  1. Lanjutkan dengan pelembap atau minyak tubuh

Setelah eksfoliasi, kulit membutuhkan kelembapan. Moisturizer membantu menambah kelembapan, sementara emollient membantu melembutkan dan menghaluskan kulit.

Kombinasi Lulur dan Minyak Zaitun untuk Rutinitas yang Lebih Lengkap

Lulur dan minyak zaitun dapat saling melengkapi dalam rutinitas body care.

Lulur Zaitun Syuga membantu kulit terasa lebih halus setelah mengangkat sel kulit mati di permukaan kulit. Setelah itu, Minyak Zaitun Syuga dapat digunakan untuk membantu menjaga kelembapan kulit agar terasa lebih nyaman.

Rutinitas ini cocok untuk kamu yang ingin merawat kulit kusam, kulit kering, tampilan kulit tidak merata, atau area stretchmark dengan cara yang lebih sederhana dan konsisten.

Kapan Lulur Sebaiknya Tidak Digunakan?

Lulur sebaiknya tidak digunakan ketika kulit sedang:

luka terbuka terasa perih iritasi terbakar matahari mengalami ruam atau gatal parah

Jika kondisi kulit terasa mengganggu atau tidak membaik, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga profesional.

Lulur Zaitun dalam Momen 5.5 Double Glow Date

Dalam campaign 5.5 Double Glow Date, Syuga menghadirkan bundling Minyak Zaitun 150 ml + Lulur Zaitun sebagai pilihan rutinitas body care yang praktis.

Paket ini relevan untuk kamu yang ingin memulai perawatan kulit lebih konsisten, terutama untuk membantu kulit terasa lebih halus, lembap, dan tampak lebih terawat. Campaign ini juga sejalan dengan pesan “stretchmark memudar, kulit glowing bersinar” melalui rutinitas yang lembut dan berkelanjutan.

Lulur dapat menjadi bagian penting dalam rutinitas body care, terutama untuk membantu kulit terasa lebih halus dan tampak lebih segar. Namun, lulur tidak bekerja secara instan untuk menghilangkan stretchmark atau bekas luka.

Kunci utamanya adalah penggunaan yang lembut, tidak berlebihan, dan dilanjutkan dengan kelembapan yang cukup. Dengan kombinasi lulur dan minyak zaitun, rutinitas body care bisa terasa lebih lengkap tanpa perlu dibuat rumit.

FAQ

  1. Apakah lulur bisa menghilangkan stretchmark?

Tidak secara langsung. Lulur bekerja di permukaan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati, sedangkan stretchmark terbentuk di lapisan kulit yang lebih dalam. Namun, lulur dapat membantu kulit terasa lebih halus dan tampak lebih terawat.

  1. Berapa kali sebaiknya menggunakan lulur?

Untuk perawatan tubuh, lulur umumnya cukup digunakan 1 sampai 2 kali seminggu. Jika kulit terasa kering atau sensitif, gunakan lebih jarang.

  1. Apakah lulur aman untuk bekas luka?

Lulur hanya boleh digunakan pada kulit yang sudah pulih. Hindari menggunakan lulur pada luka terbuka, kulit yang perih, atau area yang sedang iritasi.

  1. Apa yang sebaiknya digunakan setelah lulur?

Setelah lulur, gunakan pelembap atau minyak tubuh untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Minyak Zaitun Syuga bisa digunakan setelah mandi agar kulit terasa lebih lembap dan nyaman.

  1. Apakah Lulur Zaitun Syuga cocok untuk kulit kusam?

Lulur Zaitun Syuga dapat menjadi bagian dari rutinitas body care untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus dan tampak lebih segar.

Link Bermanfaat dari Brand Kami

Lulur Zaitun Syuga https://vt.tokopedia.com/t/ZSHvrhcxgudaG-IHYPk/

Minyak Zaitun Syuga https://vt.tokopedia.com/t/ZSHvrhsLSWNLo-WmRtl/

Sabun Zaitun Syuga https://vt.tokopedia.com/t/ZSHvrhKN5HYYT-yDQdd/

Produk produk Syuga https://shopee.co.id/hollyofficial?shopCollection=258247610

Website Resmi Syuga https://syuga.id

Cek juga di laman kami https://skw.id

Cek Juga Info Detail Lainnya

American Academy of Dermatology - How to Safely Exfoliate at Home Panduan eksfoliasi aman, termasuk cara menggunakan scrub dengan lembut dan kapan eksfoliasi sebaiknya dihindari.

DermNet - Emollients and Moisturisers Penjelasan tentang moisturizer dan emollient untuk membantu menjaga kelembapan, kelembutan, dan kenyamanan kulit.

American Academy of Dermatology - Stretch Marks Informasi tentang stretchmark, penyebab, dan pendekatan perawatan yang realistis.

Baca Juga : Shampoo Non SLS: Apa Bedanya dan Kenapa Banyak Dicari?